Comdev dan PNPM

Standar

Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri berkembang dari dua program yaitu Program Pengembangan Kecamatan (PPK) yang sekarang disebut PNPM Mandiri di Perdesaan dan P2KP yang sekarang disebut PNPM Mandiri di Perkotaan. Sekarang ini  PNPM memiliki banyak jenis program di bawah koordinasi Wakil Presiden, Bapak Boediono. PNPM Mandiri  merupakan program pemberdayaan masyarakat berskala nasional yang sudah berjalan lebih dari 10 tahun dengan dukungan dana dari World Bank.

Pada tulisan saya yang lain, saya pernah mengatakan bahwa Pemerintah Pusat ini sudah menjadi LSM Comdev terbesar di Indonesia. Kenapa begitu? Karena PNPM Mandiri ini memang mengadopsi kerangka kerja Comdev.

Lho, kok Negara (c.q. pemerintah) kok jadi LSM?

Pada suatu kesempatan saya bertemu dengan Kang Harry Hikmat -pakarnya teori dan praktek Community Development di Indonesia- yang secara gamblang menjelaskan apa itu PNPM sebagai program pemberdayaan masyarakat. Kang Hari mengijinkan slide presentasinya dicopy dan katanya boleh disebarluaskan kepada siapa saja.

Saya cuplik salah satu slidenya yang secara visual menggambarkan posisi program comdev di sisi masyarakat sipil dan program pelayanan sosial dasar di sisi Negara (c.q. Pemerintah).

Sumber: Slide presentasi Dr. Ir. Harry Hikmat, MSi (Tahun 2007).

***

Konsep program comdev sebagai upaya yang dilakukan oleh masyarakat agar dapat berotonomi dan menjadi pelaku aktif dalam peningkatan kesejahteraannya digerakkan oleh organisasi di masyarakat itu sendiri. Biasanya yang mendampingi adalah kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) atau organisasi non-pemerintah. Selain itu, meskipun belum semua, perusahaan juga menggunakan dana CSR untuk program pengembangan masyarakat. Untuk itu, perusahaan bekerjasama dengan LSM atau merekrut staf/personil untuk menjalankan program comdevnya.

Namun dengan adanya program PNPM yang letaknya di sebelah kanan gambar, bisa dikatakan bahwa program comdev terbesar adalah program yang dilakukan oleh Negara. Itu sebabnya secara guyon kita bisa mengatakan bahwa LSM terbesar di Indonesia adalah Negara.

Kenapa? Dari paparan Kang Harry -yang saya kenal sejak beliau masih menjadi staf pengajar di STKS Bandung dan membina LSM Anak Jalanan- program ini dimaksudkan untuk mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia. Makanya bahan paparan Kang Harry berjudul “Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri dalam Kerangka Penanggulangan Kemiskinan”.

Lho, tugas/kewajiban Negara yang di sebelah kiri gambar (pelayanan sosial dasar) apakah sudah terpenuhi? Ya, jangan nanya. Pelaksanaan Jaminan Sosial kan masih panjang ceritanya….

***

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s